Pendidikan karakter merupakan fondasi utama dalam pembentukan kepribadian siswa di lingkungan sekolah. Untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif, disiplin, dan berbudaya, sekolah menerapkan sistem tata tertib yang terintegrasi dengan poin penghargaan (reward) dan poin pelanggaran (punishment).
Penghargaan diberikan kepada siswa yang menunjukkan perilaku teladan atau prestasi yang mengharumkan nama sekolah. Berikut adalah daftar poin penghargaan:
| Jenis Prestasi | Skor |
|---|---|
| Juara lomba akademik/non-akademik (Tingkat Sekolah) | +10 |
| Juara lomba akademik/non-akademik (Tingkat Kota/Provinsi) | +25 |
| Menjadi pengurus OSIS atau organisasi sekolah | +15 |
| Menjadi petugas upacara yang disiplin dan rapi | +5 |
| Membantu guru atau kebersihan lingkungan sekolah | +5 |
Setiap siswa memiliki batas skor pelanggaran maksimal. Jika skor pelanggaran mencapai batas tertentu, sekolah akan melakukan pemanggilan orang tua atau tindakan disipliner lainnya.
| Jenis Pelanggaran | Skor |
|---|---|
| Terlambat masuk sekolah | -5 |
| Tidak memakai atribut seragam lengkap | -10 |
| Membolos pelajaran | -20 |
| Merusak fasilitas sekolah | -30 |
| Perkelahian / Bullying | -50 |
Setiap siswa memiliki hak untuk mendapatkan penjelasan mengenai poin yang diterimanya. Siswa juga diberikan kesempatan untuk memperbaiki diri melalui program konseling dengan Guru Bimbingan Konseling (BK) untuk menghapus poin negatif melalui kegiatan sosial atau tugas tambahan yang bersifat membangun.
